Pages

Senin, 26 Agustus 2013

Lirik Lagu Rhoma Irama Setetes Air Hina


Der-ta der-ta-ta
Der-ta der-ta-ta

He, jangan mentang-mentang punya
Memandang orang tidak dengan sebelah mata
He, jangan mentang-mentang kuasa
Menyuruh orang tolak pinggang setinggi dada

Itu kesombongan (itu kesombongan)
Itu keangkuhan (itu keangkuhan)
Bukan pakaianmu tapi pakaian Tuhan
Yang berhak disembah oleh segenap alam

He, silakan punya dan kuasa
Tapi janganlah angkuh sombong pada sesama

Bukankah engkau dilahirkan telanjang
Tanpa sehelai benang
Kemudian berkat rahmat-Nya Tuhan
Kau bisa jadi orang

Tak malukah, tak sadarkah
Kaukira dirimu siapa

He, tidakkah kauperhatikan
Dari apakah dulu dirimu dijadikan
He, dari tetes air hina
Kau diciptakan lalu engkau disempurnakan

Itu kesombongan (itu kesombongan)
Itu keangkuhan (itu keangkuhan)
Tak pantas kausandang sebagai seorang insan
Yang tiada daya tanpa kehendak Tuhan

He, silakan punya dan kuasa
Tapi janganlah angkuh sombong pada sesama

Lirik Lagu Rhoma Irama Seni



Wahai teman, kita adalah bangsa yang berketuhanan
Tentu tak patut bersikap seperti syetan
Kita adalah bangsa yang berkemanusiaan
Tentu tak patut bersikap seperti hewan

Kaudendangkan kesesatan (kaudendangkan kesesatan)
Kaudewakan nafsu syetan (kaudewakan nafsu syetan)
Tiada lagi halal-haram (tiada lagi halal haram)
Tiada lagi kesopanan (tiada lagi kesopanan)

Kaulupakan agama, kauhancurkan budaya
Kautebarkan bencana, kauhapuskan susila

Hayo kita kembali ke jalan Tuhan (hayo, hayo)
Hayo kita tunjukkan kepribadian (hayo, hayo)
Hayo kita tegakkan sendi agama (hayo, hayo)
Hayo kita budaya bangsa (hayo, hayo)
Mari bernyanyi dan bergembiralah
Tapi tetap dalam kesopanan dan iman

Setuju kalau kita menyanyi bersama-sama?
(Setuju)
Dan kalau sambil bertepuk tangan, setuju?
(Setuju)
Oke
Aaa... (aaa...) ooo... (ooo...) aaa... (aaa...)
Aa (aa) oo (oo) ao (ao) ao (ao)
Ye (ye) ye (ye) aaa...

Seni adalah bahasa (seni adalah bahasa)
Pemersatu antarbangsa (pemersatu antarbangsa)
Seni adalah mulia (seni adalah mulia)
Suci murni tiada dosa (suci murni tiada dosa)

Tetapi manusia telah menodainya
Seni pun diperkosa demi hawa nafsunya

Hayo gunakan seni untuk kebaikan (hayo, hayo)
Hayo gunakan seni untuk keindahan (hayo, hayo)
Hayo gunakan seni untuk agama (hayo, hayo)
Hayo gunakan seni untuk negara (hayo, hayo)
Mari bernyanyi dan bergembiralah
Tapi tetap dalam kesopanan dan iman

Bagaimana, masih mau nyanyi lagi?
(Mau)
Baik, kalau begitu, kembali semua tepuk tangan, setuju?
(Setuju)
Aaa... (aaa...) ooo... (ooo...) aaa... (aaa...)
Aa (aa) oo (oo) ao (ao) ao (ao)
Ye (ye) ye (ye) aaa...

Lirik Lagu Rhoma Irama Feat Nurhalimah Senandung Rindu


Duet:
La-la-la-la-la-la, la-la-la-la-la-la
La-la-la-la-la-la, la-la-la-la-la-la

Wanita:
Awan hitam telah berlalu
Terbitlah kini cahaya harapan

Pria:
Kabut duka telah sirna
Nampaklah kini pantai bahagia

Duet:
Dag kedig kedag dug hatiku dag-dig-dug
Bar debur kedebar hatiku tak sabar
Dag kedig kedag dug hatiku dag-dig-dug
Bar debur kedebar hatiku tak sabar
Lama sudah khayal cinta
Sanding berdua di biduk cinta

Pria:
Besar gunung tak sebesar harapanku
untuk menyuntingmu bunga pujaanku

Wanita:
Luas laut tak seluas nuraniku
untuk menyambutmu, kumbang impianku

Wanita:
Satu hari bak sewindu
Menanti tiba saat bermadu

Pria:
Seribu kata tak akan bisa
Mengungkap rindu untuk berpadu

Lirik Lagu Rhoma Irama Segalanya Bagiku


Indahnya bulan tak seindah wajahmu
Hitamnya arang tak sehitam rambutmu
Engkaulah sayang segalanya bagiku
Engkaulah sayang pelitanya hatiku
Besarnya gunung tak sebesar cintaku padamu

Kau tempat berhibur dalam kesedihan
Kau tempat bercumbu dalam kerinduan
Kau tempat berhibur dalam kesedihan
Kau tempat bercumbu dalam kerinduan
Begitu berartinya dirimu bagiku

Manisnya madu tak semanis senyummu
Halusnya sutra tak sehalus kulitmu
Engkaulah sayang segalanya bagiku
Engkaulah sayang pelitanya hatiku
Dalam lautan tak sedalam cintaku padamu

Lirik Lagu Rhoma Irama Sedekah


Kebiasaan bersedekah sikap yang mulia
Bagi yang berharta dengan harta
Atau dengan bahasa, senyum juga sedekah

Bersedekah berbagi rasa
Kepedulian terhadap sesama
Sebagai perekat si miskin dan kaya
Jalinan mesra antarmanusia

Harta benda yang kita simpan
Itu semua akan kita tinggalkan
Harta yang kekal yang kita infaqkan
Sebagai bekal hari kemudian

Tak akan susah karena sedekah
Bahkan hartanya akan bertambah-tambah
Serta manfaat yang penuh berkah
Dan dijauhkan dari bencana

Atau dengan bahasa, senyum juga sedekah
Atau dengan bahasa, senyum juga sedekah

Lirik Lagu Rhoma Irama Sebujur Bangkai


Badan pun tak berharga sesaat ditinggal nyawa
Anak isteri tercinta tak sudi lagi bersama

Secepatnya jasad dipendam
Secepatnya jasad dipendam
Karena tak lagi dibutuhkan
Diri yang semula dipuja
Kini bangkai tak berguna

Dari kamar yang indah kasur empuk tilam putih
Kini harus berpindah terkubur dalam perut bumi

Kalau selama ini diri berhiaskan
Emas intan permata bermandi cahaya
Tetapi kali ini di dalam kuburan
Gelap pekat mencekam tanpa seorang teman

Terputuslah pergaulan
Terbujurlah sendirian
Diri terbungkus kain kafan

Wajah dan tubuh indah yang dulu dipuja-puja
Kini tiada lagi orang sudi menyentuhnya

Jadi santapan cacing tanah
Jadi santapan cacing tanah
Sampai yang tersisa kerangka
Begitulah suratan badan
Ke bumi dikembalikan

Kebanyakan manusia terlena sehingga lupa
Bahwa maut akan datang menjelang

Lirik Lagu Rhoma Irama Sayangi Ibumu


Seandainya engkau serahkan
Seluruh harta dunia
Belum cukup kau membalasnya
Keikhlasan budi jasa
Sampai kapan pun tak mungkin kau membalasnya

Murkanya ibumu murka Tuhan
Celaka kau tanpa ridlanya
Karena itu bertaubatlah
Memohon ampun padanya
Janganlah kau mendurhakai ibumu

Sembilan bulan ibu tersiksa
Mencekam melelahkan, melelahkan
Namun semua dipasrahkannya
Sejuta pengorbanan mulia
Semurni kasih-sayang, kasih-sayang
Yang tiada dua di dunia ini

Hormati patuhilah, jangan kau menyakitinya
Sayangi kasihanilah, dia ibumu
 
© Dunia TKJ | All Rights Reserved
Designed ByImuzcorner | Powered ByBlogger | FCB Blogger Template ByFree Blogger Template